Selasa, 03 Juni 2014

KREDIT PENDIDIKAN PILOT


Jakarta, 3 Juni 2014
Kabar baik bagi putra-putri Indonesia yang berminat menjadi seorang pilot/penerbang. PT. BPR Artadamas Mandiri telah bekerja sama dengan All Asia Aviation Academy (AAA Academy) dan Eagle Air Flight Academy dalam rangka pemberian kredit biaya pendidikan kepada para siswa.

Kerja sama tersebut ditandatangani oleh Direktur Utama PT. BPR Artadamas Mandiri dan Chief Representative AAA Academy di Wisma BNI 46 pada hari Selasa, 3 Juni 2014.

 
Kerja sama serupa juga ditandatangani oleh Direktur Utama PT. BPR Artadamas Mandiri dan Pimpinan Eagle Air Flight Academy di kawasan Pluit, Jakarta Utara.

Skema kredit yang diberikan oleh PT. BPR Artadamas Mandiri adalah untuk membantu biaya pendidikan pilot dengan jangka waktu maksimal 6(enam) tahun dan dimungkinkan diberikan grace period selama 2(dua) tahun.




Sabtu, 08 Maret 2014

Core Banking System

1 Nov 2013, PT. BPR Artadamas Mandiri telah mengaplikasikan teknologi informasi baru, yaitu IBS (Integrated microBanking System - Realtime).

Investasi teknologi informasi canggih ini dimaksudkan untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada para nasabah, khususnya untuk transaksi online dan realtime, sehingga memungkinkan para nasabah untuk bertransaksi di kantor pusat maupun di kantor kas.

Secara keseluruhan tujuan lain dari diterapkannya aplikasi IBS adalah:
  • meningkatkan kualitas pelayanan kepada nasabah;
  • tercapainya single CIF (Customer Identification File);
  • meningkatkan manajemen risiko, termasuk kewajiban penerapan program apu-ppt;
  • penerapan pedoman akuntansi bpr yang mengacu pada SAK-ETAP yang lebih memadai;
  • meningkatkan kualitas pelaporan kepada Otoritas Jasa Keuangan;
  • meningkatkan kualitas pelaporan sistem informasi debitur (SID);
  • meningkatkan kualitas sistem informasi;
  • meningkatkan kualitas pengambilan keputusan
Manajemen PT. BPR Artadamas Mandiri konsisten dan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan kesehatan bank.

Selasa, 24 September 2013

Area pelayanan nasabah yang nyaman

Area pelayanan kas, luas dan terang.
Pelayanan transaksi kas, baik untuk tabungan, deposito, kredit maupun pembayaran tagihan listrik dan telepon.












Area pelayanan nasabah... penerimaan nasabah baru, tabungan, deposito dan kredit.












Rabu, 10 Juli 2013

Apakah Tahun Ini Bisa Lebaran?

Lebaran sudah dekat bahkan hanya dalam hitungan hari. Hari lebaran Idul Fitri adalah hari kemenangan bagi para umat setelah sebulan penuh menunaikan ibadah puasa.  Saat datangnya hari lebaran adalah hari yang ditunggu-tunggu, terutama bagi anak-anak yang sudah menanti baju baru. Saat kita secara serentak menjalin tali silahturami, saatnya berkumpul bertemu sanak keluarga dan handai taulan, setelah setahun sibuk kerja.

Baru saja kita menghadapi kenaikan BBM dan langsung dihadapkan pada kenaikan harga berbagai bahan pokok. Hal ini dapat menjadi kendala bagi sebagian masyarakat di dalam menghadapi bulan ramadhan dan lebaran tahun ini. Namun bagi Bank Artadamas Mandiri, hal itu jangan menjadi hambatan untuk memberikan keceriaan kepada anak-anak dan keceriaan berkumpul bersama sanak keluarga, karena Bank Artadamas memberikan solusi agar semuanya bisa merayakan hari kemenangan, hari Idul Fitri, yaitu fasilitas pinjaman hari raya. Ayo cepat ajukan permohonan anda selama promosi ini berlangsung (hingga 31 Juli 2013)




Menghadapi Tahun Ajaran Baru

Pendidikan yang ditempuh sekarang akan menentukan masa depan anak, oleh karena itu apapun alasannya anak harus sekolah. Jika kendalanya adalah keterbatasan dana, mungkin  bisa dipikirkan untuk menggunakan fasilitas dari perbankan.

Bank Artadamas Mandiri sangat mendukung pentingnya pendidikan anak, oleh karena itu kini tersedia skema kredit untuk pendidikan.  Segera ajukan permohonan selama promosi ini berlangsung (Juni-Juli 2013).



Untuk nominal pinjaman yang lebih besar atau diluar periode promosi dapat dilayani dengan skema kredit konsumtif biasa.


Rabu, 22 Februari 2012

Mengapa Kredit di BPR Bisa Cepat?

Beberapa hal yang menyebabkan pelayanan kredit di BPR cepat:
  1. Struktur organisasi di BPR lebih sederhana, sehingga tidak ada birokrasi yang rumit apalagi berkelit-kelit
  2. Sumber daya manusia di BPR umumnya berasal dari masyarakat setempat, sehingga sudah sangat memahami keadaan masyarakat sekitarnya.
  3. Prosedur pemberian kredit dan persyaratannya lebih sederhana, sehingga sangat membantu masyarakat yang umumnya masyarakat kecil.
  4. BPR memandang bahwa nasabah peminjam kecil membutuhkan keputusan yang cepat agar peluang usaha masyarakat kecil dapat diraih.

Satu kalimat yang pantas buat BPR adalah:

 "Kalau bisa dipermudah, kenapa harus dipersulit?"

Jadi datanglah ke BPR, ketika anda membutuhkan dana untuk mengembangkan usaha anda.
Datanglah juga ke BPR, ketika anda membutuhkan dana untuk menambah investasi usaha.
Datanglah juga ke BPR, ketika anda membutuhkan dana untuk hal-hal yang bersifat konsumtif.
Datanglah juga ke BPR, jika anda butuh teman diskusi soal mengelola usaha kecil, bahkan usaha mikro sekalipun.
Datanglah juga ke BPR, jika anda punya uang yang akan disimpan di bank.
Dan ajaklah juga saudara, teman dan relasi anda ke BPR, supaya keberhasilan kita raih bersama.


Apa BPR itu?

Apakah anda mengetahui BPR?

BPR adalah singkatan dari Bank Perkreditan Rakyat, yang mana kegiatannya adalah menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk Tabungan dan Deposito, kemudian menyalurkan kembali kepada masyarakat dalam bentuk Kredit atau Pinjaman.

Dalam UU no 7 tahun 1992 tentang Perbankan sebagaimana telah diubah dengan UU no 10 tahun 1998 disebutkan bahwa jenis bank ada dua, yaitu Bank Umum dan Bank Perkreditan Rakyat dengan fungsi utama sebagai penghimpun dan penyalur dana masyarakat. Perbankan Indonesia bertujuan menunjang pelaksanaan pembangunan nasional dalam rangka meningkatkan pemerataan, pertumbuhan ekonomi dan stabilitas nasional kearah peningkatan kesejahteraan rakyat banyak.

BPR hanya dapat didirikan dan dimiliki oleh warga negara Indonesia, badan hukum Indonesia yang seluruh pemiliknya warga negara Indonesia, pemerintah daerah, atau dapat dimiliki bersama diantara ketiganya. Dengan demikian sudah sangat jelas bahwa BPR dipastikan sebagai Bank yang masih sangat MERAH-PUTIH.

BPR tumbuh kembang bersama masyarakat setempat dimana kantornya berdiri, BPR sangat dekat dan sangat memahami masyarakat sekitarnya, baik dalam hal penyimpanan dana maupun melayani kebutuhan dana dalam bentuk pinjaman, sehingga BPR diharapkan menjadi kepercayaan masyarakat sekitarnya, menjadi tujuan utama bagi masyarakat yang ingin menitipkan kelebihan dananya dan tujuan utama ketika membutuhkan kredit.

Mengapa Harus Ke BPR?
  1. BPR itu lebih sederhana, artinya tidak berbelit-belit.
  2. Bunga tabungan dan deposito umumnya lebih tinggi.
  3. BPR pada umumnya tidak mengenakan biaya administrasi bulanan bagi nasabah penabung, karena BPR sangat menghargai dana masyarakat kecil.
  4. Pelayanan BPR lebih cepat, karena BPR sangat memahami bahwa masyarakat kecil membutuhkan kecepatan.
  5. Baik karyawan maupun pimpinannya sangat dekat dengan nasabahnya. Bagi BPR, nasabah adalah mitra, sehingga tidak ada perbedaan level.
  6. BPR siap membantu dan memberikan konsultasi serta bersama-sama nasabah mencari solusi untuk keberhasilan dan kemajuan para nasabahnya.
Amankah Simpan Uang di BPR?
Semua bank wajib mengikuti program penjaminan pemerintah. BPR adalah peserta penjaminan pada LPS (Lembaga Penjamin Simpanan), sehingga setiap nasabah penyimpan dana baik dalam bentuk Tabungan maupun Deposito akan dijamin hingga Rp. 2 milyar sepanjang suku bunganya tidak melebihi ketentuan LPS. Nasabah dapat mengetahui berapa suku bunga penjaminan yang ditetapkan oleh LPS pada papan pengumuman di kantor bank. BPR wajib mencatat seluruh transaksi nasabah dengan baik dan benar, serta membayar premi penjaminan kepada LPS sesuai dengan dana yang dihimpun.

Apakah BPR bisa dipercaya?
BPR berada dibawah pengawasan Bank Indonesia (nantinya akan beralih ke Otoritas Jasa Keuangan per 31/12/2013), dimana keberadaannya berdasarkan pemberian izin dari Bank Indonesia dan kegiatan usahanya juga harus berdasarkan Prinsip Kehati-hatian (Prudential Principles) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia, serta diperiksa secara rutin oleh Bank Indonesia. Dengan demikian, BPR di dalam menjalankan bisnisnya sudah barang tentu harus mengikuti segala peraturan perundang-undangan yang berlaku serta melaksanakan praktek perbankan secara sehat.